UNIVERSITAS Negeri Jakarta (UNJ) tahun ini kembali menjadi salah satu tempat pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer–Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026. Tahun ini, jumlah peserta yang mengikuti ujian di pusat UTBK UNJ mencapai 35.191 orang, meningkat dibandingkan 33.354 peserta pada 2025. Ujian dijadwalkan berlangsung dalam satu gelombang selama 10 hari, mulai 21 hingga 30 April 2026, dengan tambahan satu hari pada 2 Mei khusus di lingkungan kampus UNJ.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Salah satu perubahan signifikan dalam pelaksanaan tahun ini adalah mekanisme penentuan lokasi ujian. Jika sebelumnya peserta dapat memilih lokasi, kini penempatan dilakukan langsung oleh sistem. Kebijakan ini bertujuan untuk mendistribusikan peserta secara lebih merata, mengoptimalkan kapasitas pusat UTBK, serta menekan potensi kecurangan.
“Ini untuk memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri melalui mekanisme tes yang kredibel, akuntabel, dan berintegritas tinggi,” tulis UNJ dalam keterangan tertulis dari laman resminya, Selasa, 21 April 2026.
Dari sisi materi, UTBK-SNBT 2026 tidak mengalami perubahan berarti. Ujian tetap mencakup tes potensi skolastik (TPS), penalaran matematika, literasi bahasa Indonesia, dan literasi bahasa Inggris. UNJ menilai konsistensi ini memberi ruang bagi peserta untuk mempersiapkan diri secara lebih terarah.
Sebagai pusat UTBK, UNJ menyiapkan 11 lokasi ujian, terdiri atas lima lokasi di dalam kampus dan enam sekolah mitra, yakni SMKN 1, SMKN 10, SMKN 40, SMKN 44, SMKN 48, dan SMKN 50 Jakarta. Secara keseluruhan, tersedia 75 ruang ujian dengan dukungan 1.680 komputer utama dan 249 unit cadangan setiap hari.
Untuk memastikan kelancaran, UNJ telah menggelar berbagai persiapan, mulai dari lokakarya koordinasi dengan pemangku kepentingan hingga pembekalan bagi pengawas, tim teknologi informasi, dan penanggung jawab lokasi. Simulasi dan uji coba perangkat juga dilakukan guna memastikan kesiapan jaringan, listrik, serta sistem ujian.
UNJ juga telah melaksanakan pembekalan bagi pengawas ujian hingga tim IT. UNJ menegaskan komitmennya menjaga integritas pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 melalui pengawasan ketat, pemeriksaan berlapis, serta penerapan prosedur operasional baku di seluruh lokasi. Peserta diimbau datang lebih awal, melakukan survei lokasi, serta mematuhi seluruh ketentuan guna mendukung pelaksanaan ujian yang tertib dan lancar.















































