Indonesia resmi mengekspor beras premium ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan jamaah haji Indonesia pada musim haji 2026. (ilustrasi)
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indonesia resmi mengekspor beras premium ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan jamaah haji Indonesia pada musim haji 2026. Pengiriman dilakukan oleh Perum Bulog dari Gudang Bulog Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Langkah ini menandai fase baru dalam pengelolaan pangan nasional. Indonesia tidak hanya menjaga ketersediaan dan stabilitas beras di dalam negeri, tetapi juga mulai memasok konsumsi jamaah haji di Tanah Suci dengan produk hasil panen petani sendiri.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan capaian tersebut merupakan hasil konsolidasi produksi dan penguatan cadangan nasional. “Berkat kerja keras seluruh pihak, Indonesia bukan hanya mampu mencapai swasembada beras pada 2025, tetapi hari ini juga siap mengekspor beras CBP kualitas premium untuk melayani kebutuhan jamaah haji Indonesia,” kata Amran.
Perum Bulog mengirimkan 2.280 ton beras premium secara bertahap sepanjang musim haji tahun ini. Komoditas tersebut berasal dari pengadaan gabah segar petani dalam negeri yang diproses melalui rice milling unit (RMU) modern berstandar tinggi.
Beras yang diekspor memiliki kadar air terjaga dengan tingkat pecahan maksimal 5 persen. Produk tersebut telah melalui uji laboratorium, memenuhi standar ekspor internasional, serta tersertifikasi halal dengan merek Beras Befood Nusantara.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menilai ekspor ini mencerminkan kemandirian bangsa di sektor pangan dan melampaui sekadar aktivitas perdagangan. “Negara tidak hanya berhasil mencapai swasembada beras, tetapi hari ini kita membuktikan mampu melakukan ekspor beras untuk memasok kebutuhan jamaah haji dengan produk terbaik hasil panen petani Indonesia. Ini adalah simbol harga diri dan kebanggaan nasional,” ujar Rizal.
Ekspor beras haji ini mendapat dukungan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Seluruh dapur penyedia konsumsi jamaah haji Indonesia di Makkah dan Madinah diwajibkan menggunakan Beras Bulog Befood Nusantara pada musim haji 2026. Bulog memastikan pengiriman tersebut tidak mengganggu pasokan dalam negeri.
Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tetap dalam kondisi aman dan terkendali. Momentum ini juga memperkuat diplomasi pangan Indonesia di tingkat global sekaligus membuka peluang perluasan pasar beras premium nasional di mancanegara.

3 hours ago
4
















































