Diseret dari Sidang Hearing Kongres, Veteran Marinir AS Teriak 'Tak Ada yang Mau Perang demi Israel'

5 hours ago 3

Veteran marinir AS menolak tentara AS yang berperang untuk Israel.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Seorang veteran Marinir AS viral di media sosial. Marinir itu sampai dikeluarkan secara paksa dari sidang dengar pendapat di Kongres, setelah melakukan protes terhadap keputusan Trump untuk melancarkan operasi militer terhadap Iran.

Brian McGinnis, yang mencalonkan diri sebagai senator dalam pemilihan mendatang dari Partai Hijau, terdengar berteriak. "Tidak ada yang mau berperang untuk Israel" saat beberapa petugas keamanan mendorongnya keluar ruangan.

McGinnis ditarik paksa oleh dua orang petugas berseragam.

Sebuah klip video yang diunggah oleh jurnalis CBS News, Alan He, menunjukkan Senator Tim Sheehy dari Montana, juga seorang veteran AS, membantu Polisi Capitol mengangkat dan mendorong McGinnis keluar ruangan.

Ia kemudian dikutip oleh CBS mengatakan bahwa ia "memutuskan untuk membantu dan meredakan situasi".

Seorang aktivis lain yang hadir dalam siding itu juga tak rela jika pasukan AS tewas hanya gara-gara ikut perang untuk mebela Iran. "Kami tidak mendukung Israel, kami tidak mau mati untuk Israel, setop perang melawan Iran sekarang juga," ujar aktivis Wanita itu.

Ia pun menyayangkan bagaimana McGinnis harus digiring paksa keluar hanya karena menolak perang untuk membela Israel.

Publik AS memang terbelah atas keputusan Amerika Serikat untuk menyerang Iran bersama Israel.

Hasil jajak pendapat terbaru yang dirilis oleh Reuters/Ipsos menunjukkan bahwa hanya satu dari empat warga Amerika Serikat (AS) yang menyetujui serangan militer terhadap Iran. Agresi yang dilakukan bersama Israel tersebut telah menjerumuskan kawasan Timur Tengah ke dalam pusaran konflik yang kacau.

Berdasarkan survei tersebut, hanya 27 persen responden yang menyatakan setuju terhadap serangan yang dimulai sejak Sabtu dini hari dan menewaskan pemimpin Iran tersebut. Sebaliknya, 43 persen responden menyatakan tidak setuju, sementara 29 persen lainnya mengaku ragu-ragu.

Sementara itu, sejumlah negara sekutu AS lebih memilih berhati-hati atau bahkan menolak terlibat dalam perang AS-Israel melawan Iran.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |