Petugas memberikan informasi kepada calon penumpang pesawat di area Terminal Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Rabu (4/3/2026). Hingga Rabu (4/3) sore tercatat sebanyak 35 jadwal penerbangan internasional yang terdiri dari 20 penerbangan keberangkatan dan 15 kedatangan di bandara Bali mengalami pembatalan sehingga 5.905 orang calon penumpang terdampak akibat penutupan ruang udara di sejumlah negara kawasan Timur Tengah menyusul konflik AS-Israel dengan Iran.
REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, mengumumkan bahwa penerbangan internasional rute Dubai menggunakan maskapai Emirates mulai beroperasi setelah Bandara Internasional Dubai bertahap dibuka.
“Dapat kami informasikan bahwa maskapai Emirates telah menerbangkan kembali satu pesawat yang sempat melakukan remain over night (menginap) di Bandara I Gusti Ngurah Rai sejak 28 Februari,” kata Communication and Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi, dilansir Antara, Jumat (6/3/2026).
Eka Sandi dalam keterangan di Denpasar, Jumat, menyampaikan penerbangan tersebut adalah EK369 yang berangkat menuju Dubai (DBX) pada Kamis (5/3) pukul 00.42 Wita kemarin dengan pesawat Airbus A380.
Penerbangan tersebut merupakan penerbangan pertama Emirates dari Denpasar ke Dubai setelah penutupan ruang udara dan dampak konflik Timur Tengah antara AS-Israel dengan Iran. Kabar baik berlanjut karena kedatangan internasional dari Dubai ke Denpasar juga kembali beroperasi.
“Adapun pada Jumat sore tadi, Bandara I Gusti Ngurah Rai melayani kedatangan Emirates dengan nomor penerbangan EK368 dari Dubai, penerbangan yang menggunakan pesawat Airbus A380 tersebut mendarat di Bali pada pukul 16.30 Wita,” ujar Eka Sandi.
sumber : ANTARA

9 hours ago
3
















































