REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK -- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pontianak menyelenggarakan Pembinaan Bursa Kerja Khusus (BKK) bagi SMK dan perguruan tinggi se-Kota Pontianak Selasa (10/2/2026) silam.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak ini, diikuti berbagai institusi pendidikan, termasuk UBSI (Universitas Bina Sarana Informatika) kampus Pontianak.
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif turut ambil bagian dalam kegiatan ini sebagai bentuk komitmen mendukung penyaluran lulusan ke dunia kerja. Pembinaan BKK menjadi langkah strategis dalam menekan angka pengangguran terbuka sekaligus meningkatkan kualitas penempatan tenaga kerja di daerah.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Pontianak, Iwan Amriady Amran, menjelaskan, pengangguran terbuka masih menjadi tantangan yang perlu ditangani bersama.
“Lembaga pendidikan yang melakukan penyaluran dan penempatan kerja sebaiknya membentuk BKK agar prosesnya terstruktur dan terkoordinasi dengan baik,” ujarnya dalam keterangan yang dilansir Rabu (4/3/2026).
Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Kota Pontianak, Fatmawati, memaparkan data ketenagakerjaan terbaru.
Ia menyebut jumlah angkatan kerja mencapai 3,08 juta orang pada 2024 dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) 4,82 persen. Meski menunjukkan tren positif, tantangan seperti dampak digitalisasi dan ketidaksesuaian kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri masih menjadi perhatian.
Dalam kegiatan tersebut, Esty Haryani dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat menekankan pentingnya transformasi BKK berbasis kebutuhan industri dan penguatan kemitraan dengan dunia usaha.
UBSI kampus Pontianak diwakili Koordinator BSI Career Center (BCC) Pontianak, Reza Maulana, menegaskan, sinergi antara pendidikan, pemerintah, dan industri menjadi kunci meningkatkan kesiapan lulusan.
“BCC UBSI kampus Pontianak berkomitmen mengembangkan layanan karier dan memperluas jejaring industri agar lulusan siap bersaing di pasar kerja,” ujarnya.
Melalui kolaborasi berkelanjutan, peran BKK diharapkan mampu memperkuat ekosistem penempatan kerja dan mengurangi kesenjangan kompetensi di Kota Pontianak.

2 hours ago
3
















































